
Transisi PAUD-SD ini adalah proses di mana anak berpindah dari
perannya sebagai peserta didik PAUD, menjadi peserta didik SD. Transisi
yang efektif adalah saat anak tidak perlu melakukan terlalu banyak
penyesuaian, sebagai akibat dari perpindahanya
Dalam
kenyataannya masih banyak sekolah-sekolah yang melakukan miskonsepsi
dalam pelaksanaan kegiatan harian mereka, seperti salah satunya masih
melakukan tes awal calistung untuk masa PPDB. Apa saja, sih, sebenarnya
indikator yang diharapkan jika penguatan Transisi PAUD-SD ini bisa
terlaksana di tahun 2023 ini? Pertama tentu saja tidak ada lagi sekolah
yang melakukan tes calistung dalam penerimaan murid baru.
Teknik dan Instrumen Asesmen untuk Anak Usia Dini
- Teknik pengambilan data perlu dilakukan dengan mengutamakan kondisi yang autentik yaitu pengamatan yang alami dan apa adanya yang ditampilkan anak. Oleh karenanya, durasi pengambilan data tidak dilakukan dalam jangka waktu singkat atau dalam satu kali kegiatan.
- Pengambilan data untuk asesmen anak usia dini disarankan untuk dilakukan dalam durasi dan jangka waktu lama misalnya satu hingga dua pekan. Tujuannya, agar perilaku yang diperoleh dapat mengungkap kemampuan anak secara utuh.
- Teknik asesmen merupakan cara atau metode yang digunakan untuk mendapatkan data atau informasi dari proses belajar anak. Pada anak usia dini dan SD Awal, teknik yang digunakan untuk pengambilan data adalah teknik observasi dan kinerja.
- Sedangkan instrumen asesmen adalah alat bantu yang digunakan untuk membantu guru mengumpulkan data berdasarkan teknik asesmen yang digunakan.
Teknik Observasi
- Merupakan teknik utama dan terpenting yang perlu dimiliki guru terutama saat mengajar anak usia dini karena proses pengambilan data dilakukan secara autentik.
- Penilaian peserta didik yang dilakukan secara berkesinambungan melalui pengamatan perilaku yang diamati secara berkala.
- Guru mengumpulkan informasi berdasar apa yang dilihat dan didengar tanpa melibatkan perspektif pribadi (personal observer).
- Hanya fakta. Ini mengandung makna bahwa observasi selalu bersifat objektif karena memandang anak sebagaimana adanya.
- Hal
yang dapat diobservasi yaitu pengalaman bermain anak dan celoteh,
karya, serta cara anak membangun hubungan dengan orang lain dan
material-material yang disiapkan guru
Teknik Observasi dan Instrumennya
- Lembar observasi atau ceklis yaitu daftar informasi, data, ciri-ciri, karakteristik, atau elemen yang dituju.
- Catatan anekdotal yaitu catatan yang bentuknya tertulis atau bisa pula dengan foto berseri. Catatan singkat hasil observasi ini difokuskan pada performa dan perilaku yang menonjol, disertai latar belakang kejadian dan hasil analisis atas observasi yang dilakukan.
- Dokumentasi hasil karya anak yaitu kumpulan hasil karya anak dapat berupa foto untuk kemudian guru memberikan keterangan berdasarkan cerita anak terhadap hasil karyanya
Teknik Kinerja
- Penilaian yang memberikan kesempatan anak untuk mendemonstrasikan dan mengaplikasikan pengetahuannya ke dalam berbagai macam konteks sesuai dengan kriteria yang ditentukan guru.
- Teknik kinerja dilakukan dengan mengumpulkan data melalui penilaian terhadap kegiatan yang mengajak anak untuk praktik, menghasilkan produk, melakukan projek, dan atau membuat portofolio.
- Penting untuk diperhatikan bahwa guru tidak perlu memberi kegiatan yang “memenjara” anak, yaitu semua hasil karya seragam antara satu anak dengan anak yang lain, sesuai perintah guru.
Teknik Kinerja dan Instrumennya
- Lembar observasi atau ceklis
- Lembar catatan anekdotal
- Portofolio yaitu kumpulan hasil karya anak yang menunjukkan rekam jejak pembelajaran anak dalam kurun waktu tertentu. Umumnya, portofolio berbentuk folder yang di dalamnya berisi kumpulan foto, hasil karya anak, dan berbagai hasil pekerjaan anak lainnya
Langkah dalam merumuskan informasi perkembangan anak
Guru
TIDAK perlu menuliskan semua perilaku teramati, pada informasi
perkembangan anak.Terdapat langkah-langkah yang dapat dilakukan guru
untuk merumuskan hasil asesmen peserta didik.ada
saat merumuskan hasil asesmen, guru dapat merujuk pada dua pertanyaan
pemantik yaitu: Apa yang sudah baik dicapai oleh anak secara mandiri?
dan Apa yang masih perlu dikuatkan dengan dukungan guru maupun orangtua?
- Dengan mengacu pada kedua pertanyaan pemandu, guru dapat berfokus pada : Aspek penting dari kemampuan atau tujuan pembelajaran (learning goals), Bukti yang mendukung kemampuan atau tujuan pembelajaran yang sudah dicapai (mandiri) maupun yang perlu penguatan (bantuan). Bukti ini dapat diperoleh dari indikator ketercapaian tujuan pembelajaran yang sudah disusun oleh guru, Indikator ini merupakan perilaku teramati yang ditampilkan oleh peserta didik, dan Bukti-bukti selanjutnya disimpulkan menjadi jawaban atas pertanyaan pemantik
- Tindak lanjut yang dapat dilakukan guru untuk membantu anak meningkatkan kemampuannya di sekolah
- Rekomendasi yang dapat diberikan kepada orang tua untuk menguatkan kemampuan anak di rumah
1. Latihan Pemahaman
A. Asesmen yang Menguatkan Transisi PAUD-SD
Asesmen
adalah proses mengumpulkan hingga melaporkan informasi berdasarkan
hasil pengamatan terhadap perilaku. Pada konteks pendidikan, mengapa
guru perlu memahami asesmen secara tepat?
Jawaban : Asesmen diperlukan guru untuk menilai capaian belajar anak usia dini di akhir pembelajaran
Pada
anak usia dini, perilaku teramati dalam proses belajar merupakan
indikator ketercapaian dari tujuan pembelajaran yang ditetapkan oleh
guru. Perilaku yang teramati tersebut membantu guru untuk melakukan
asesmen dengan baik yang tercermin dalam kegiatan berikut ini, yaitu...
Jawaban : Dengan berfokus pada perilaku teramati, guruakan memahami apa kebutuhan dasar anak dan seperti apa tindak lanjutnya
B. Teknik dan Instrumen Asesmen
Asesmen
anak usia dini membutuhkan teknik dan instrumen yang tepat. Pada
dasarnya, pengambilan data dilakukan dalam kondisi yang autentik.
Bagaimana maksud data autentik?
Jawaban : Pengambilan data dilakukan berdasarkan pengamatan yang ditampilkan anak secara natural
Bagaimana guru sebaiknya melakukan proses pengumpulan data asesmen secara autentik?
Jawaban : Durasi dalam jangka waktu lama, satu hingga dua pekan pengamatan
Melihat
tujuan dari asesmen adalah mengamati perilaku autentik anak, maka
teknik yang digunakan untuk pengambilan data anak usia dini dan SD awal
adalah teknik observasi dan kinerja. Apa saja instrumen yang sesuai?
Jawaban : Produk, lembar observasi/ceklis, catatan anekdotal, dan portofolio
C. Laporan Hasil Belajar
Proses
Asesmen dilakukan dengan observasi berbasis kinerja. Bagaimanakah data
hasil asesmen diolah dan dilaporkan, apakah semua harus dilaporkan?
Jawaban : Tidak semua data dilaporkan. Data dikelompokkan menjadi dua area yang sudah dikuasai dan area yang masih butuh bantuan guru/orang tua. Kemudian dibuat laporan narasi untuk dilaporkan ke orang tua
Urutan tahapan pembuatan laporan hasil pembelajaran yang benar adalah sebagai berikut...
Jawaban : Mengumpulkan bukti hasil asesmen - mengelompokkan apa yang sudah dilakukan mandiri dan yang masih perlu dibantu - rekomendasi kegiatan yang bisa guru/orangtua - membuat narasi
D. Menyampaikan Laporan Hasil Belajar
Yang harus diperhatikan Guru, saat melaporkan hasil pembelajaran ke orang tua adalah, kecuali:
Jawaban : Menceritakan sebagian hasil pembelajaran
Apakah akibat yang dirasakan orangtua saat guru hanya menceritakan sebagian laporan hasil pembelajaran ?
Jawaban : Orang tua merasa sedih karena mereka merasa guru tanpa sadar sudah menstigma anak mereka sebagai anak yang "kurang"
| 1. | Pada
anak usia dini, teknik asesmen yang dipakai ialah kinerja dan
observasi. Bu Dea ingin mengumpulkan informasi sebagai data asesmen dari
tujuan pembelajaran dan indikator berikut:Tujuan pembelajarannya: Anak
dapat mengungkapkan pikiran dan perasaannya melalui berbagai
mediaIndikator ketercapaian: Adanya hasil karya berupa gambar maupun
media lain Pada prosesnya, data yang terkumpul digunakan Bu Dea untuk
merancang teknik kinerja. Apa yang perlu dipahami Bu Dea terkait teknik kinerja? | |
| A. | Teknik kinerja memberikan kesempatan anak untuk mendemonstrasikan dan mengaplikasikan pengetahuannya ke dalam berbagai macam konteks sesuai dengan kriteria yang ditentukan guru | |
| B. | Teknik kinerja dilakukan dengan mengumpulkan data melalui penilaian dari hasil akhir produk sesuai perintah guru, karya yang dihasilkan seragam dan dibatasi ketentuannya | |
| C. | Teknik kinerja menekankan pada hasil akhir produk, bukan pada proses pembuatannya | |
| D. | Guru dapat menilai kinerja murid dalam satu kali pengamatan, tidak perlu secara berkala | |
| Pembahasan : Jawaban : A | ||
| 2. | Bu Dea pun ingin menggunakan instrumen dokumentasi hasil karya. Apa yang perlu dipahami oleh Bu Dea terkait dokumentasi hasil karya anak? | |
| A. | Catatan dalam bentuk tertulis yang difokuskan pada performa atau perilaku menonjol murid | |
| B. | Kumpulan hasil karya anak dapat berupa foto untuk kemudian guru memberikan keterangan berdasarkan cerita anak terhadap hasil karyanya | |
| C. | Kumpulan rekam jejak pembelajaran anak dalam kurun waktu tertentu | |
| D. | Lembar ceklis berupa daftar informasi, data, ciri-ciri, karakteristik, atau elemen yang dituju | |
| Pembahasan : Jawaban : B | ||
| 3. | Dari pengamatan didapatkan data bahwa Doni: Dapat mengenali nama-nama emosi
Dapat menginisiasi permainan, terlibat dalam permainan, atau mengajak teman bermain bersama :
| |
| A. | Guru memilah data pengamatan terhadap Doni menjadi 2 yaitu yang sudah terlihat (mandiri) dan yang belum terlihat (butuh bantuan)- Guru merancang kegiatan di sekolah dan rumah yang dapat membantu Doni- Membuat Narasi untuk mendeskripsikan hasil belajar Doni selama proses pengamatan | |
| B. | Guru memilah data pengamatan terhadap Doni menjadi 2 yaitu yang sudah terlihat (mandiri) dan yang belum terlihat (butuh bantuan)- Guru merancang kegiatan di sekolah yang dapat membantu Doni- Membuat Narasi untuk mendeskripsikan hasil belajar Doni selama proses pengamatan | |
| C. | Guru memilah data pengamatan terhadap Doni menjadi 2 yaitu yang sudah terlihat (mandiri) dan yang belum terlihat (butuh bantuan)- Guru merancang kegiatan di rumah yang dapat membantu Doni- Membuat Narasi untuk mendeskripsikan hasil belajar Doni selama proses pengamatan | |
| D. | Langsung membuat Narasi untuk mendeskripsikan hasil belajar Doni selama proses pengamatan | |
| Pembahasan : Jawaban :A | ||
| 4. | Saat
pembagian raport atau penyampaian hasil belajar murid tiba. Guru Ratna
menyambut para orangtua dan kemudian mereka bergiliran masuk untuk
mengambil raport dan mendengarkan perkembangan kompetensi dan karakter
anak selama pembelajaran dari Guru Ratna. Waktu sudah menunjukkan pukul
11.45 WIB, masih ada orangtua Dion dan orangtua Ika, sedangkan sesi
pembagian raport diharapkan selesai jam 12.00 WIB. Orangtua Dion adalah orangtua yang sangat memperhatikan tumbuh kembang anaknya. Mereka akan sangat detail menanggapi dan bertanya tentang perkembangan Dion. Dion: Dion dapat mengenali emosi dan berinteraksi dengan teman- temannya. Doni masih belum terlihat dapat mengelola emosi karena dalam pengamatan selama 2 minggu, Doni belum memperlihatkan emosi sedih, marah dan takut. Orangtua Ika adalah orangtua yang sibuk sehingga tidak punya waktu banyak untuk berdiskusi tentang perkembangan anaknya di sekolah. Ika: Ika dapat mengenali emosi tetapi Ika masih butuh bantuan saat harus berinteraksi dengan teman- temannya. Apa yang harus Guru Ratna lakukan untuk dapat memfasilitasi kedua orang tua murid dalam sesi pembagian laporan hasil belajar ? | |
| A. | Mempersilahkan sesuai urutan dan Guru Ratna langsung menerangkan laporan hasil belajar kepada kedua orangtua murid tersebut | |
| B. | Memberikan Laporan hasil belajar kepada kedua orangtua untuk dibaca terlebih dahulu sebelum mendiskusikannya secara personal | |
| C. | Menawarkan kepada kedua orangtua untuk konsultasi laporan belajar secara bersamaan karena waktu yang tinggal 15 menit | |
| D. | Memberikan laporan hasil belajar kepada kedua orangtua untuk dibaca terlebih dulu dan menawarkan kepada kedua orangtua siapa vana terlebih | |
| Pembahasan : Jawaban : D | ||
| 5. | Bu
Rani mengajar di sebuah PAUD. Dalam prosesnya, Bu Rani mengumpulkan
data melalui perilaku teramati yang ditampilkan anak. Adapun hasil
pengamatan Bu Rani terhadap salah satu muridnya, Sasya adalah sebagai
berikut:
| |
| A. | Perilaku yang ditampilkan anak dalam kelas yaitu hasil belajar | |
| B. | Segala hal yang dapat diamati secara langsung, mencakup tingkah laku, proses membuat karya, interaksi sosial | |
| C. | Segala hal yang dapat diamati dalam satu kali kegiatan | |
| D. | Segala hal yang dapat diamati saat anak menyajikan presentasi tugas | |
| Pembahasan : Jawaban : B | ||
Demikian
pembahasan mengenai Modul 4: Bagaimana melaporkan pembelajaran yang
menguatkan transisi PAUD-SD? platform Merdeka Mengajar. Semoga
bermanfaat.